Building Tolerance & Unite, Belajar Bahasa a la All Plus 05/10/2007 13:41
Siapa bilang belajar bahasa asing itu susah dan membosankan? Ini jelas ditampik mentah-mentah oleh para punggawa dari Lembaga Bahasa All Plus. Pembuktian tersebut tampak dari semaraknya acara yang bertajuk Building Tolerance & Unite with All Plus di Warung Kopi Plus Nologaten, Kamis sore (4/10) kemarin. Sesi kumpul-kumpul kali ini selain berisi siswa domestik yang belajar bahasa Inggris, dihadiri pula oleh native speaker dari Amerika dan Australia.
Belajar bahasa sembari 'senang-senang' a la All Plus ini memang merupakan acara rutin yang digelar setiap Ramadhan. Disamping berbagai program tematik lain seperti perayaan Valentine, Halloween dan lainnya. "Selama ini berbagai acara rutin yang kerap kami gelar, sifatnya memang tematik. Intinya dalam setiap pergelaran kami berusaha untuk memperkenalkan budaya asing kedalam masyarakat kita sekaligus belajar bahasa, khususnya bahasa Inggris. Dan kali ini karena memasuki bulan Ramadhan maka tema yang kami ambil pun tidak jauh-jauh dari obrolan seputar puasa di Bulan Ramadhan, bagaimana berbagi pengetahuan mengenai puasa dengan para native," urai Novi Riendra Spd, selaku Kasie KBM-Non KBM all Plus. "Tapi yang paling penting memang chit-chat-nya dalam bahasa asing itu."
Building Tolerance & Unite yang berdurasi sekitar 3 jam tersebut memang berlangsung cukup hangat. Sekitar 40 peserta, baik siswa maupun para kru, semuanya tampak larut dalam kegembiraan berbagi pengetahuan dan transfer nilai positif sebuah kebudayaan. Setelah dibuka dengan obrolan ringan mengenai kegiatan berpuasa, tibalah saat adzan berkumandang dan kegiatan berbuka menjadi lebih meriah dengan live music dari Palasara.
Pada akhir acara berbagai games interaktif digelar untuk semakin mengakrabkan para siswa. "Kalau biasanya dalam kegiatan belajar regular kan jarang bisa ketemu dengan siswa lain, maka dalam kegiatan semacam ini para siswa dapat lebih mengenal lagi teman-temannya yang berasal dari lain kelas," jelas Novi.
Nah, cukup menyenangkan bukan? (dee) |