Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 


Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
May
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Octocyber Cannibal, Bermain Bersama Puluhan Toys Art
27/10/2007 10:43

Tidak kurang dari 15 seniman muda Jogja yang bergerak di street art unjuk gigi dalam sebuah pameran berjudul Octocyber Cannibal, yang menampilkan berbagai macam karakter orisinil tiap-tiap seniman dalam bentuk mainan (toys). Bertempat Indonesian Visual Art Archive (IVAA), acara ini akan berlangsung mulai Jumat (26/10) hingga 9 November 2007.  Konsep dari Octocyber Cannibal cukup berbeda dengan pameran street art lain yang pernah diselenggarakan di Jogja. Bisa dibilang, ini merupakan pameran pertama yang mengangkat toys art dan character design secara total.

Diberi judul Octocyber Cannibal, pameran ini mewakili tiga hal yang menjadi ciri pameran itu sendiri, yaitu penyelenggaraan pameran di bulan Oktober (octo), karakter-karakter yang umumnya mewakili dunia futuristik (cyber), dan dibuat dari barang-barang bekas (cannibal). Bukan barang baru. "Konsep acaranya kanibal. Kanibal ini konsepnya membuat karya dari barang bekas. Awalnya mau pakai resin, tapi makna kanibalnya ngga ketangkep," jelas Antonius W. selaku salah satu pencetus pameran ini.

Kurang lebih 20 karya mengisi ruang pameran maupun ruang perpustakaan dari IVAA. Semua seniman yang tergolong masih muda tersebut mencoba menghadirkan karakter-karakter mereka yang umumnya berbentuk gambar di tembok menjadi sebuah mainan. Hampir semuanya tergolong sudah sering kita jumpai di jalanan, seperti lovehatelove, p+l+u+s, rune, dan lain-lain. Dalam menampilkan karakter mereka dalam sebuah toys, mereka menggunakan darang-barang bekas seperti kotak es krim, lampu bekas, botol bekas, mainan bekas, hingga kawat bekas yang dibalut sehingga membentuk sebuah karakter. Selain itu juga terdapat beberapa karya yang dibuat dari kain flanel.

Seni toys ini sendiri sebenarnya merupakan semacam produk dari berkembangnya street art¸ khususnya logos. Antonius W., biasa menggunakan inisial Ant, mengatakan bahwa saat ini street art sudah sangat berkembang dibanding tahun 2004, saat dia mulai masuk di dunia seni jalanan. Dengan terselenggaranya Octocyber Cannibal, Antonius ingin memacu teman-teman sesama seniman jalanan untuk terus berkarya dan berani menampilkannya dalam sebuah pameran. "Aku berharap perkembangan ini tahun depan tambah lagi. Lebih dari ini," jelasnya.

Selain menghadirkan 15 seniman, dalam pembukaan acara ini juga menghadirkan Laine Berman seorang peneliti dan pengamat seni jalanan asal New York yang sudah berkecimpung di dunia street art sejak lama. Dia berharap seni ini dapat terus berkembang dan tidak sekedar menjadi semacam penanda wilayah kekuasaan seperti yang dilakukan oleh kucing jantan menandai wilayah kekuasaannya. Dengan iringan musik hip-hop, para pengunjung dipersilakan berputar-putar di kantor IVAA untuk menikmati seluruh karya pameran sembari menikmati hidangan kecil yang disediakan. (dit)

 

 
Berita Terkait :

Djarum Black Urban Art, Pamerkan Street Art di Empat Kota
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat