Conello dan Gita Gutawa, Kampanye Satukan Perbedaan 08/06/2008 22:03
Menyatukan perbedaan. Itulah yang menjadi dasar Kampanye Regional Asia Wall's Conello "Dua jadi Satu". Dalam kampanye ini, bukan penyeragaman yang hendak diangkat, namun kampanye yang diadakan sejalan dengan varian baru Conello - Sweetheart Brownies dan Almond Praline - justru berusaha mempertahankan perbedaan. Tentu saja dengan memadukannya dengan harmonis agar dapat bersatu.
Untuk kampanye ini, Conello mengangkat bintang-bintang muda Asia untuk menjadi brand ambassador dan menyuarakan keharmonisan antar negara. Kolaborasi brand ambassador dari dua negara yang berdekatan, selain menyatukan perbedaan antar remaja sendiri, juga menyatukan perbedaan antar negara, terutama remajanya.
"Di Indonesia, Conello menyatukan ikon remaja Gita Gutawa (Gita) dengan Gaffadi B. Ismail Sabri (Dafi) dari Malaysia sebagai brand ambassador Conello," jelas Irma Erinda, Assistant Brand Manager Wall's Ice Cream - Teens.
Untuk Indonesia, kampanye ini diterjemahkan dalam program "Dua jadi Satu", yaitu kegiatan-kegiatan positif untuk menyatukan perbedaan di kalangan remaja. Salah satunya adalah kegiatan 'Berdua Satu Tujuan' (B2 1 7AN).
Di kegiatan ini, dua SMU akan berkolaborasi untuk menampilkan sebuah pertunjukan dengan menjunjung tinggi nilai kerjasama sekaligus menepis perbedaan di dunia remaja. Rangkaian kegiatan ini telah dilaksanakan di Bandung (19 April), lalu Jogja (7 Juni), dan kemudian Jakarta (14 Juni).
Gita sebagai bintang yang bisa mewakili generasi muda di Indonesia diharapkan dapat membantu membawa pesan ini lebih jauh. "Berbeda itu boleh. Tapi kalau ingin bersatu jangan ragu-ragu untuk bekerjasama dengan orang lain," pesannya di dalam konferensi pers yang diadakan di Caesar Cafe, Ambarrukmo Plaza, Jogja, Sabtu siang (7/6). (ind)