Laiknya tahun-tahun sebelumnya, JAFF#6 mendesain program khusus (special programme) menandai 70 tahun perjalanan sinema di Kyrgysztan dan merupakan kali pertama hadir di Asia Tenggara. Meski tak banyak yang tahu, Sinema Kyrgysztan memiliki tradisi yang dekat dengan sastra dan musik dari wilayah Asia Tengah.
Sinema Kyrgysztan menawarkan cita rasa artistik yang berbeda karena kemampuannya menangkap lanskap alam yang sarat dengan kultur masyarakatnya. Dari Kyrgysztan kita bisa menimba pengetahuan bagaimana sinema menjadi bagian dari pergulatan kultural dan sosial sebuah masyarakat. Tak hanya itu, pada saat yang sama kita juga menyaksikan daya hidup sinema dalam merekam dan mengisahkan masyarakatnya di tengah pelbagai keterbatasannya.
Program khusus lainnya yang akan disuguhkan ialah pemutaran khusus film-film pendek kompilasi yang terangkum dalam S-Express. S-Express adalah sebuah jaringan di Asia Tenggara yang aktif dalam pertukaran film pendek, diprakarsai pada tahun 2001 oleh programmer Yuni Hadi (Substation, Singapore), Chalida Uabumrungjit (Thai Film Foundation) dan Amir Muhammad (Malaysian Shorts), kelompok ini telah diperluas hingga melibatkan Indonesia (Minikino) sejak tahun 2002, ditambah Filipina (Alexis Tioseco) dan Cina (Maggie Lee) sejak tahun 2005.
Selain program khusus yang akan dihadirkan dalam JAFF#6, akan ada juga pemutaran khusus (special screening) film The Raid yang berkisah tentang dunia bawah tanah di Jakarta. Pemutaran khusus yang akan diadakan pada Jumat, 16 Desember 2011, bertempat di Empire XXI nanti akan dihadiri oleh sutradara Gareth Huw Evans bersama dua pemain dalam film the Raid, Iko Uwais dan Yayan Ruhian. Pada pemutaran tersebut akan ada pula kesempatan mendapatkan doorprize berupa merchendise The Raid. Film The Raid sendiri baru akan rilis di Indonesia secara serentak pada April 2012 mendatang. (pr jaff)