Sandi Jaya Jogjakarta, Tawarkan Lukisan dengan Media Keramik 09/07/2006 14:45
Masa liburan memang akan terasa lebih menyenangkan bila diisi dengan acara jalan-jalan. Mengenal berbagai tempat baru dan juga kekhasannya masing-masing tentunya semakin menambah pengalaman dan kenangan. Apalagi kunjungan Anda diarahkan ke kota seni dan budaya yang damai dan menawan, Jogja.
Ketenangan dan kedamaian itu memang sempat terusik oleh datangnya gejolak alam, gempa bumi dan erupsi merapi. Namun kondisi itu kini perlahan-lahan mulai membaik. Jadi, tak perlu khawatir datang ke kota budaya ini. Masih banyak acara dan benda seni yang akan Anda temui. Masih banyak pula barang-barang antik dan menarik yang akan mengundang senyum dan decak kagum teman dan kerabat. Lukisan kehidupan dalam sebuah keramik dapat menjadi salah satu alternatif.
Dengan uang sebesar Rp 20.000,-, Anda bisa mendapatkan lukisan dalam keramik produk lama berukuran 10x10 cm dengan bingkai kayu yang indah. Produk ini sebagaimana banyak karya seni lain, berawal dari keisengan. Berbekal hobi melukis dan keramik-keramik yang sudah tidak dicari orang lagi, Mei Indarto memadukannya dalam sebuah pajangan dinding yang cukup unik.
Di showroom yang beralamat di ALFA TGR Gazebo No.6, Jl. Solo km. 8 Anda bukan hanya akan menemukan lukisan keramik. Berbagai kerajinan lain seperti, kerai kayu, gordyn kayu, fiber glass dan letter kayu dapat anda peroleh di sana. Jika ukuran dan modelnya kurang sesuai Anda pun dapat memesannya.
Letter kayu yang dapat dijadikan berbagai tulisan petunjuk rumah, perkantoran atau lebel usaha khusus dibuat oleh Desti Riyanto, yang tidak lain adalah adik dari Mei Indiarto. Mereka menggabungkan usaha kerajinan ini sejak Desember 2005 silam. Sebelumnya, selama kurang lebih 8 tahun, Desti mangkal di Malioboro, tepatnya di depan Toko Wina, untuk menjajakan letter keahliannya.
Sebagai gambaran harga, gantungan nama dan alamat dengan 2 papan kecil dapat diperoleh dengan uang sebesar Rp 20.000,-. Harga ini akan semakin meningkat jika Anda memesan ukuran kayu dan huruf yang lebih banyak.
Selain membuka tempat usaha untuk hasil karya keluarga, Sandi Jaya juga bekerjasama dengan beberapa rekan pengrajin lain. Mereka membuat puzzle kayu, dakon, gantungan kunci, dan sebagainya. Puzzle kayu yang sempat jadi trend di tahun 2000-an awal dan harganya cukup mahal, kini dapat diperoleh hanya dengan Rp 10.000,-. Sementara permainan tradisional, dakon yang juga terbuat dari kayu harganya cuma Rp 20.000,-
Usaha ini berpusat di Jogonalan Kidul Tirtonirmolo, Kasihan Bantul yang saat ini masih dalam perbaikan pasca gempa. Jika Anda berkunjung ke Jogja sebelum tanggal 15 Juli, Anda dapat menemukan aneka kerajinan ini di Festival Kesenian Yogyakarta yang diselenggarakan di Benteng Vredeburg Jogjakarta. (les) |